Merasa Tidak Sesuai Peraturan,KPK digugat WPKPK

  • Nasional
  • 24 Sep 2018 | 08:47 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 113 kali
image
foto.(istimewa)

beritajowo.com // Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali dirundung polemik di internalnya. Kini, Wadah Pegawai KPK (WPKPK) memilih menggugat keputusan pimpinan KPK Nomor 1426 Tahun 2018 tentang tata cara mutasi di lingkungan KPK.

Pendaftaran gugatan diwakili langsung oleh Ketua Wadah Pegawai, Yudi Purnomo, serta kuasa hukum Maulana Arif dan tim dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

Gugatan dikabarkan telah diajukan pada Rabu, 19 September 2018 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Yudi menuturkan, WPKPK mempersoalkan beberapa hal, seperti soal tata cara pembentukan dan isi dari keputusan pimpinan tersebut. Dari sisi formil, WP menilai keputusan pimpinan dibuat tidak sesuai dengan peraturan yang selama ini berjalan di KPK.

Bahkan, menurutnya, keputusan ini dilakukan terburu-buru tanpa melibatkan pemangku kepentingan, biro hukum, serta hanya dengan baju hukum keputusan pimpinan.

Dari sisi materiil, lanjut Yudi, isi keputusan pimpinan itu mensyaratkan proses mutasi bisa dilakukan hanya dengan rekomendasi dari atasan dan persetujuan rapat pimpinan.

Yudi menjelaskan mekanisme alih tugas yang dilakukan harus secara objektif dengan proses penilaian menyeluruh untuk menilai kapasitas seseorang.

Proses ini sesuai Undang Undang (UU) KPK yang mensyaratkan penempatan pegawai berdasarkan keahliannya.

Dalam sanksi pelanggaran berat, dilaksanakan untuk membina pegawai dengan mekanisme penegakan kode etik yang ketat.

Yudi menambahkan, keputusan pimpinan tersebut dapat membuat proses mutasi di KPK menjadi bias. Orientasi kerja pegawai cuma akan menyenangkan atasan, bukan sesuai kompetensi dan independensinya.

Karena itu, menurut Yudi, gugatan itu ditempuh WPKPK karena berbagai upaya untuk mengoreksi mengalami jalan buntu. Yudi mengatakan, sebelum menggugat, pihaknya telah berkirim surat elektronik dan melakukan audiensi dengan pimpinan.

Ini bukan pertama kali KPK diterpa masalah di internalnya. Sebab, di periode pimpinan KPK sebelumnya, Wadah Pegawai KPK juga pernah melakukan aksi protes terhadap kebijakan yang dikeluarkan.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU