Kopi Kurangi 40 Persen Resiko Terkena Asam Urat

  • Internasional
  • 24 Sep 2018 | 07:44 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 127 kali
image
foto.(istimewa)

beritajowo.com // Jakarta - Sebuah studi 2007 telah menyelidiki hubungan potensial antara asupan kopi dan risiko asam urat, di antara hampir 46.000 pria.

Para peliti menemukan bahwa, pria yang minum empat hingga lima cangkir kopi sehari, memiliki risiko terkena asam urat lebih rendah 40 persen.

Jika dibandingkan dengan pria yang bukan peminum kopi. Kopi tanpa kafein juga sedikit menurunkan risiko asam urat, tetapi teh tidak memiliki efek apa pun.

Ini menunjukkan bahwa sesuatu selain kafein bertanggung jawab atas efeknya pada asam urat.

"Ada teori bahwa komponen kopi, asam klorogenat, antioksidan, sebenarnya bisa menjadi alasan bahwa kopi dikaitkan dengan insidensi asam urat yang lebih rendah," jelas Elinor Mody, MD, direktur Program Ortopedi Wanita dan Penyakit Sendi di Rumah Sakit Brigham dan Wanita di Boston.

Asam klorogenik dan antioksidan lainnya membantu mengurangi kadar hormon dalam darah, termasuk insulin. Kadar insulin dan asam urat (zat kimia yang memicu asam urat) sangat erat kaitannya. Ketika kadar insulin rendah, asam urat cenderung lebih rendah juga.

Untuk mengilustrasikan koneksi, penelitian lain pada 2007 oleh penulis yang sama menemukan bahwa, orang yang minum beberapa cangkir kopi sehari memiliki kadar asam urat yang lebih rendah.

Dalam studi 2010, orang yang tiba-tiba meningkatkan asupan minuman berkafein seperti teh dan kopi, lebih cenderung memiliki serangan asam urat.

Kafein mirip dalam struktur untuk allopurinol, obat yang digunakan untuk mengobati asam urat, jelas Tuhina Neogi, MD, profesor kedokteran dan epidemiologi di Boston University School of Medicine dan peneliti utama studi ini.

"Ketika orang pertama kali mulai menggunakan allopurinol, mereka memiliki peningkatan risiko serangan asam urat karena asam urat dimobilisasi dari jaringan tubuh. Seiring waktu, mengonsumsi allopurinol secara konsisten menurunkan asam urat secara cukup sehingga serangan tidak lagi terjadi," jelasnya.

Itulah mengapa orang-orang dalam penelitian Neogi yang minum minuman berkafein dari waktu ke waktu, akan mengalami peningkatan serangan asam urat. Sementara mereka yang minum minuman ini secara konsisten, tidak akan terpengaruh oleh asam urat.

Namun, dia mengatakan studinya tidak membedakan minuman berkafein ini memakai atau tanpa pemanis. Namun, gula atau sirup jagung fruktosa tinggi, dapat meningkatkan kadar asam urat darah.

Neogi tidak menyarankan mengubah kebiasaan minum kopi Anda semata-mata, bisa untuk mengurangi peluang terkena asam urat. Sebaliknya, gunakan metode pencegahan yang lebih andal seperti mengawasi berat badan dan membatasi atau menghindari makanan yang diketahui memicu penyakit, termasuk daging, kerang, dan bir.

Jika Anda minum kopi, cobalah untuk tidak menambahkan gula dan krim susu tinggi lemak. Dan hindari sumber kafein yang tidak sehat.

Bagi mereka yang sudah hidup dengan asam urat, harus melakukan perawatan yang baik untuk meredakan nyeri sendi dan mencegah serangan di masa depan.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU