Peringati 10 Muharram Yaumul Asyuro, BMT Matra Santuni Anak Yatim

  • Regional
  • 23 Sep 2018 | 06:04 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 135 kali
no image
foto: istimewa

beritajowo.com / PEKALONGAN - Memperingati 10 Muharram 1440 H, Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal wal Tamwil (BMT) Maju Sejahtera (Matra) menyantuni puluhan anak yatim, Sabtu (22/9). Puluhan anak yatim yang menerima santunan dari KSPPS BMT Matra berasal dari sebelas kelurahan dan desa di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Acara diselenggarakan di Kantor Pusat KSPPS BMT Matra, Banyurip Alit, Kelurahan Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan. Santunan diberikan Sekretaris BMT Matra M Rofiqur Rusdi, Bendahara BMT Matra Nanggolo Mulyowaniaji didampingi pengawas BMT Matra Mujib Hidayat, Ibnu Hajar dan Zen Akhwan.

M Rofiqur Rusdi menjelaskan, BMT Matra telah berdiri selama 14 tahun.Dalam kurun waktu tersebut, BMT Matra membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta para pedagang untuk menambah modal usaha. 

“Kehadiran BMT Matra mendapat respon yang baik dari masyarakat. Beberapa produk ternyata digemari masyarakat. Di antaranya Sifitri (simpanan Idul Fitri), nasabahnya mencapai 9.000,” terangnya.

Ia berharap, dari tahun ke tahun ada peningkatan dan bisa membantu masyarakat sehingga memberdayakan ekononi umat. Sebagai ungkapan rasa syukur dan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, pada peringatan 10 Muharram 1440 H, KSPPS BMT Matra memberikan santunan kepada anak-anak yatim.

“Kami peduli terhadap masyarakat sekitar. Jadi, selain membantu permodalan kepada masyarakat, kami juga memberikan santunan kepada anak-anak yatim,” sambung Rusdi.

Naggolo Mulyowaniaji menambahkan, dengan pemberian santunan kepada anak yatim tersebut, diharapkan kehadiran BMT Matra dapat dirasakan manfaatnya. “Tidak hanya bagi para anggota, tetapi juga bagi masyarakat sekitar khususnya anak-anak yang tidak mampu,” tambahnya.

Salah seorang penerima santunan adalah Rizkina, siswa kelas IV MI Paweden. Rizkina datang bersama ibunya, Kisnati. Kisnati mengatakan, rencananya santunan tersebut akan digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah. “Rencananya untuk beli alat-alat sekolah,” kata warga Paweden, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan itu.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU