AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China

  • Internasional
  • 22 Sep 2018 | 15:09 WIB
  • Oleh VOA
  • Dilihat 122 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / beijing - China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dicabut, Amerika akan “menanggung konsekuensinya.”

Berbicara kepada wartawan hari Jumat (21/9), juru bicara kementerian luar negeri Geng Shuang mengatakan bahwa Beijing telah mengajukan protes resmi kepada Amerika Serikat.


Juru bicara Departemen Luar Negeri China, Geng Shuang di kantor Kementerian Luar Negeri di Beijing, Senin, 4 September 2017. (Foto: dok).

Geng mengatakan, tindakan Amerika telah serius melanggar prinsip-prinsip dasar hubungan internasional dan sangat merusak hubungan antara kedua negara dan militer kedua negara.

Rusia juga bereaksi hari Jumat (21/9) dengan Deputi Menteri Luar Negeri, Sergei Ryabkov memperingatkan Amerika agar jangan “bermain api.”

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, di kantor Departemen Luar Negeri AS, Washington, D.C., 17 Juli 2017. (Foto: dok).

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, di kantor Departemen Luar Negeri AS, Washington, D.C., 17 Juli 2017. (Foto: dok).

“Kami merekomendasikan agar para operator mesin-mesin sanksi di Washington setidaknya mengenali sejarah kami agar tidak mengulang-ulang hal yang sama tanpa hasil apapun,” ujar Ryabkov.

Amerika, Kamis (20/9) memberlakukan sanksi-sanksi terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia, suatu pelanggaran sanksi-sanksi Amerika terhadap Rusia.

Departemen Luar Negeri Amerika menyatakan akan segera menghukum sebuah unit militer China yang mengawasi teknologi pertahanan negara itu karena bertransaksi dengan Rosoboronexport, eksportir senjata utama Rusia.

China membeli jet-jet tempur Su-25 Sukhoi Rusia dan misil darat-ke-udara S-400, sebut Departemen Pertahanan.

Pembelian itu melanggar undang-undang sanksi Amerika tahun 2017 yang dirancang untuk menghukum Rusia karena mencampuri pemilihan presiden Amerika tahun 2016. Undang-undang itu menyerukan penerapan sanksi terhadap pihak ketiga yang melakukan “transaksi signifikan” dengan industri pertahanan Rusia.

Ini merupakan pertama kalinya bagi Amerika menggunakan sanksi-sanksi untuk menghukum pembeli senjata militer Rusia. [

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU