Bakti Kominfo Segera Tambah 21 Telepon Satelit Tangani Bencana Lombok

  • Nasional
  • 13 Agu 2018 | 07:38 WIB
  • Oleh Ig
  • Dilihat 97 kali
image
foto: istimewa

beritajowo.com / LOMBOK - Badan Aksesibilitas Teknologi Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menambah 21 unit telepon satelit untuk mendukung koordinasi penanganan bencana gempa bumi Lombok, NTB. Sementara itu, sejak Senin (6/8) tercatat sudah 835 dari 944 base station 2G, 3G dan 4G yang terdampak gempa sudah pulih dan bisa digunakan untuk melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat.   

Senin (13/8) Ini 11 unit telepon satelit akan dikirimkan ke Lombok oleh Bakti Kominfo dan menyusul 10 unit pada hari Rabu (15/8).  Sebelumnya BAKTI juga telah menambah dua unit VSAT Portable dan dua akses internet kabel fiber untuk digunakan dalam penanganan bencana gempa bumi.

"Dua unit VSAT dipasang di Posko Kantor Lurah Lingsar dan Posko BNPB di Kab. Lombok Utara. Sementara akses internet kabel fiber digunakan di media center dan Posko Loloan Kec. Bayan," kata Noor Iza, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo.

Adapun sembilan unit VSAT Portable yang disediakan oleh BAKTI Kominfo sejak tanggal 3 Agustus 2018 masih bisa beroperasi dan digunakan untuk mendukung pos koordinasi penanganan bencana. VSAT Portable itu ditempatkan di Posko Madayin, Sembalun, BNPB Lombok Utara, Kantor Bupati Lombok Utara, Desa Mentareng, Desa Obel-Obel, Sankareang, Sambik Elen, Bayan dan Desa Pamenang masih bisa beroperasi dan digunakan untuk mendukung koordinasi penanganan bencana.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah memfasilitasi Posko Media Center di Lapangan Tanjung Kab. Lombok Utara. Fasilitas ini dapat digunakan oleh pekerja media yang akan melakukan tugas jurnalistik.  Pendirian media center dibantu oleh Badan Nasional Penanganan Bencana dan TNI.  Sebelumnya media center di Kantor Gubernur NTB sudah dibangun dan telah beroperasi untuk mendukung kebutuhan pekerja media dan koordinasi petugas penanganan bencana.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU