Prancis Lebih Diunggulkan,Namun Kroasia Bisa Beri Kejutan

image
foto.(istimewa)

berirajowo.com // Rusia - Final Piala Dunia 2018 akan mempertemukan Prancis dan Kroasia pada Minggu 15 Juli 2018.

Gelar juara pada final edisi ke-21 ini akan menghasilkan sejarah tersendiri bagi tim yang berhasil memenangkannya.

Pada final yang akan berlangsung di Stadion Luzhniki tersebut, Prancis memang lebih diunggulkan ketimbang Kroasia. Les Bleus memiliki materi pemain lebih baik dan berstatuskan bintang.

Mereka juga sukses menyingkirkan tim-tim unggulan seperti Argentina, Uruguay dan Belgia. Namun, Paul Pogba menolak status favorit pada pasukan Les Bleus di final nanti.

"Bagi kami, kami bukan favorit. Kami seperti kami sejak awal turnamen. Kami tidak punya keraguan, kami bermain bersama-sama, itulah kekuatan kami. Kami sedang mengejar sesuatu dan akan melakukan segalanya agar sukses," ujar Pogba dilansir Reuters.

"Tentu saja Kroasia menginginkan bintangnya [memenangi gelar juara], mereka punya laju yang bagus. Mereka ingin menang, tapi aku juga belum punya bintang meskipun ada satu di kausku. Aku ingin bintangku sendiri," sambungnya.

Berbeda dengan Prancis, Kroasia melaju ke final dengan penuh perjuangan berliku. Kroasia berhasil meraih tiket final usai menyingkirkan Inggris di semifinal.

Tim asuhan Zlatko Dalic itu menang dengan skor 2-1 lewat perpanjangan waktu. Tercatat, itu kali ketiga Kroasia harus melakoni laga lewat dari waktu normal.

Pada babak 16 besar dan perempatfinal, mereka bahkan sampai harus menjalani adu penalti. Apabila ditotal sejak fase grup di luar adu penalti, maka Kroasia sudah bermain selama 630 menit.

Dengan waktu istirahat lebih sedikit, tentunya menjadi masalah bagi Kroasia.  Makanya, Dalic menilai bila final nanti akan berlangsung cukup berat bagi pasukannya tapi dia yakin Kroasia bisa tampil baik dan keluar sebagai juara.

"Kami bisa jadi satu-satunya tim yang juara setelah bermain setara delapan pertandingan. Sungguh berat untuk pemain-pemain saya," ujar Dalic seperti dikutip AS.

Dalic tak ingin membuang peluang menjadi juara hanya karena kelelahan. Dia yakin para pemainnya masih terus punya motivasi untuk bisa bermain apik sepanjang laga.

Andai Prancis menjadi juara, maka ini gelar kedua mereka di Piala Dunia setelah 1998. Sedangkan bagi Kroasia menjadi gelar pertama mereka di turnamen empat tahunan ini.

img
BeJo@25
EDITOR

KABAR TERBARU