Penertiban Kafe Remang-Remang di Denpasar, 6 Waiter Cafe Diamankan

  • Nasional
  • 04 Mei 2018 | 19:47 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 143 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com // Denpasar - Pemkot Denpasar terus berupaya untuk menciptakan keamanan, kenyamanan serta ketertiban masyarakat terus. Salah satunya dengan penertiban kafe remang-remang di kawasan Desa Padangsambian Klod tepatnya di Banjar Padangsumbu Klod. Alhasil, dari penertiban tersebut enam dari tujuh waitres yang bertugas turut ditertibkan lantaran tak mengantongi identitas diri.

Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga menjelaskan, bahwa penertiban dan penegakan perda merupakan kegiatan rutin Sat Pol PP Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah untuk mencari kesalahan masyarakat, melainkan memberikan pemahaman tentang pentingnya bekerja dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.

"Ini merupakan upaya untuk menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat, bukan untuk mencari-cari keselahan masyarakat saat mencari nafkah, jadi aspek administrasi itu penting dalam menunjang jalanya usaha, dan yang tak kalah penting juga kelengkapan administrasi para pegawai," katanya, di Denpasar, Jumat (4/5).

Dia mengatakan, pelaksanaan penertiban di Kafe YPC yang berlokasi di kawasan Banjar Padangsumbu Kaja, Desa Padangsambian Klod ini merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat dimana keberadaan kafe ini dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Bahkan, masyarakat setempat dengan wadah Banjar Padangsumbu Kaja telah menggelar rapat dan sepakat mengusulkan penutupan kafe tersebut.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya telah menutup sementara kafe tersebut lantaran belum mengantongi kelengkapan perijinan sebagai badan usaha. Kendati demikian pihaknya akan melakukan kordinasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu terkait status perijinan dan keputusan pengadilan terkait penutupan kafe secara permanen.

Sementara, Perbekel Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra menjelaskan bahwa keberadaan kafe tersebut telah dikeluhkan warga sejak lama karena dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan. Hal ini lantaran lokasi kafe yang berada dekat dengan Balai Banjar Padangsumbu Kaja bahwa berdekatan dengan Pura Banjar.

"Keberadaan kafenya terlalu dekat dengan banjar bahkan pura yang notabene adalah kawasan suci, bahkan masyarakat telah mengelukah hal ini sejak 2012 lalu ketika kafe tersebut masih bernama Kafe TC, sempat tutup namun dibuka lagi dengan nama berbeda yakni Kafe YPC dan masih tetap dikeluhkan masyarakat karena lokasinya tetap sama dan dianggap mengganggu kenyamanan dan ketertiban," tutupnya.

img
BeJo@23
EDITOR

KABAR TERBARU