Kasus Penodaan Pancasila Habib Rizieq Shihab Resmi Dihentikan

  • Nasional
  • 04 Mei 2018 | 18:24 WIB
  • Oleh BBC
  • Dilihat 248 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / bandung - Kepolisian Daerah Jawa Barat menghentikan kasus dugaan penodaan Pancasila dengan tersangka, Rizieq Shihab. Penyidikan kasus tersebut ternyata sudah dihentikan oleh Polda Jabar pada akhir Februari 2018 lalu dengan alasannya tidak cukup bukti.

"Ya, tim penyidik Dit Krimum (Direktoran Kriminal Umum) Polda Jabar telah menghentikan sekitar bulan Febuari 2018 akhir," ungkap Kabidhumas AKBP Trunoyudho Wisnu Andiko, saat dihubungi, Jumat (04/05).

AKBP Trunoyudho menegaskan bahwa penyidikan atas Rizieq Shihab sebagai tersangka sudah diulakukan setelah Polda Jawa Barat menerima limpahan laporan Sukmawati Soekarnoputri dari Bareskrim Polri.

"Namun sejauh ini kurang cukup bukti untuk ditindaklanjuti dalam proses penyidikannya," ujarnya kepada Julia Alazka, yang melaporkan untuk BBC Indonesia.

Trunoyudho menyebutkan bahwa polisi telah menyer ahkan Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) kepada tim pengacara Rizieq Shihab.

Sukmawati menuduh Rizieq melontarkan kata-kata yang tidak pantas terkait Pancasila. Ia juga mengatakan bahwa Rizieq mencermarkan nama baik proklamator.

Rizieq sendiri pernah diperiksa oleh Polda Jabar terkait laporan Sukmawati ini, setelah sebelumnya dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

Para pengurus Front Pembela Islam -organisasi yang dia pimpin- mengatakan bahwa kasus-kasus yang disangkakan kepada Rizieq adalah 'rekayasa, dipaksakan dan Rizieq telah menjadi sasaran kriminalisasi'.

Selain kasus dugaan penodaan Pancasila, yang sekarang dihentikan, Rizieq masih menghadapi kasus pornografi, terkait dengan dugaan percakapannya dengan seorang perempuan.

Rizieq juga menyebut kasus ini sebagai bentuk kriminalisasi, yang membuatnya lebih memilih berada di Arab Saudi.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU