Petugas Gabungan Tutup Paksa Mini Market Tak Berijin

  • Regional
  • 03 Mei 2018 | 00:35 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 194 kali
image
Foto: istimewa

beritajowo.com / brebes - Sebuah mini market di Desa Kubangpari, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, ditutup paksa petugas gabungan dari Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Senin (30/4/2018).

Penutupan paksa mini market yang sudah beroperasi selama satu tahun, tersebut diduga karena tidak memiliki ijin yang sah.

"Kami tutup paksa mini market di Desa Kubangpari ini, karena tidak memiliki ijin yang sah," ujar Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes, Ratim, Rabu (2/5/2018), seperti dikutip Panturanews.com.

Ratim mengatakan, penanggung jawab mini market itu, sebelumnya sempat akan mengajukan ijin. Namun setelah survei di lokasi tersebut, ternyata masuk zona hijau atau
area pertanian. Sehingga pihaknya menolak untuk memberikan ijin rekomendasi pendirian mini market itu.

"Bahkan setelah kami kroscek, penanggung j awab mini market hanya menunjukan IMB dan HO. Itupun, ternyata diduga palsu. Sebab, kami cek di sistem, tidak muncul
by name by adresnya," tegas Ratim.

Karena itu, atas temuan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satpol-PP untuk menyegel swalayan waralaba itu. "Akhirnya kami putuskan untuk menutupnya
dalam jangka waktu tertentu, sampai pemilik bisa menunjukkan surat ijin resminya," tegas Ratim
Sementara itu, Kasatpol-PP melalui Kepala Seksi Penegak Peraturan Daerah (Gakda), Edy Hermawan menuturkan, Satpol-PP juga telah melakukan pengecekan data di
lapangan.

"Ternyata memang betul, bahwa keberadaan mini market di Desa Kubangpari ini, tidak memiliki izin, malah kami juga dapatkan foto copy HO dan IMB yang
dipalsukan," ungkap Edy.

"Kami juga sudah melaporkan kepada pihak Kepolisian Resor Brebes untuk menindaklanjuti dugaan pemalsuan dokumen ijin yang dilakukan mini market itu,"
sambungnya.
?

img
BeJo@21
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU