Kronologi Tewasnya Balita Terinjak-injak Saat Antre Sembako di Monas

  • Nasional
  • 02 Mei 2018 | 21:55 WIB
  • Oleh Dtc
  • Dilihat 216 kali
image
Foto: istimewa

beritajowo.com / jakarta -?Muhammad Rizky Saputra (10), warga Pademangan, Jakarta Utara, meninggal seusai acara pembagian sembako di Monas. Pengacara keluarga korban, Muhammad Fayyadh, bercerita detik-detik Rizky terinjak dalam acara itu.

Fayyadh mengatakan awalnya Rizky ikut antre pembagian sembako sekitar pukul 10.30 WIB bersama ibunya, Komariah. Kemudian kericuhan terjadi dalam antrean itu pada pukul 11.30 WIB.

Akibat kericuhan itu, Rizky sempat terlepas dari genggaman sang ibu. Namun Rizky bisa dikeluarkan dari kerumunan massa.

"Dengan sekuat tenaga, Ibu Komariah menolong dan mengamankan korban dan dibawa ke bawah pohon," kata Fayyadh di Bareskrim Polri, gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka, Timur, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Pada saat dibawa di bawah pohon, Komariah pun memberikan pertolongan pertama dengan memberi minum kepada Rizky. Pada saat yang sama, Rizky malah muntah dan kejang-kejang.

Dalam kondisi itu, lanjut Fayyadh, tidak ada satu orang pun panitia yang membantu Rizky. Alasannya, para panitia tengah sibuk mengurus acara yang masih berlangsung dan ricuh.

"Pada saat itu, ada beberapa panitia laki-laki dimintai tolong. Tapi respons panitia yang ada di situ menyampaikan, 'Mohon maaf, kami sedang sibuk mengurusi yang lain karena sedang ricuh.' Ada yang bilang, 'Tidak bisa, cari yang lain saja.' Padahal korban sudah tergeletak dan dalam kondisi muntah dan kejang-kejang," ucap dia

Tak lama kemudian, dua anggota TNI membantu Komariah membawa Rizky ke posko kesehatan yang ada di Monas.

Sampai di posko, tidak ada dokter yang menangani Rizky karena tidak ada peralatan dan infus.

"Akhirnya dibuatkan surat rujukan ke RSUD Tarakan," kata dia.

Korban pun diantar ke RSUD Tarakan menggunakan mobil ambulans dari pihak panitia. Tiba di RSUD Tarakan pukul 14.00 WIB, korban langsung dibawa ke ruang Instalasi Gawat Darurat hingga Minggu (29/4) pukul 02.00 WIB.

"Pukul 02.00 WIB dipindah ke ruang PICU. Di ruang PICU sampai pukul 04.35 WIB. Pada saat itu korban sudah dinyatakan meninggal oleh dokter yang menangani," katanya.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU