Lima Kapolsek Kebumen Dirotasi

  • Regional
  • 02 Mei 2018 | 04:39 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 203 kali
image
Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar menyematkan tanda pangkat kepada AKP Cipto Rahayu yang menduduki jabatan baru sebagai Kabag Ops Polres Kebumen

beritajowo.com / yogyakarta - Polres Kebumen kembali melakukan Rotasi jabatan, dari tujuh posisi jabatan, lima di antaranya adalah kapolsek. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin oleh Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Senin (30/4).

Mantan Kasat Intelkam Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu yang semula bertugas di Polda Jateng kembali ke Polres Kebumen mengisi kursi jabatan Kabag Ops menggantikan AKBP Suyatno yang memasuki purna tugas.

Iptu Kawan Panjaitan mendapat jabatan baru sebagai Kasat Polairud menggantikan AKP Surati Montro menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Kuwarasan.

Kapolsek Sempor yang kosong setelah AKP Wasidi meninggal dunia diisi oleh Iptu Sugito yang semula menjabat sebagai Kapolsek Poncowarno. Sedangkan Kapolsek Petanahan Kompol I Made Arjana yang purna tugas, digantikan oleh AKP Masngudin yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Kebumen.

Adapun Iptu Sugeng Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit Lakalantas Sat Lantas? menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Poncowarno menggantikan Iptu Sugito. Selanjutnya Jabatan Kapolsek Sadang yang semula dipimpin oleh AKP Fadoli diserahkan kepada Iptu Suwarto.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar mengatakan mutasi atau rotasi jabatan adalah hal yang lumrah di tubuh Polri sebagai pembinaan karier terhadap personel.

"Kepada pejabat baru kami berpesan agar segera menyesuaikan diri di tempat tugas baru. Kepada pejabat lama, kami ucapkan terimakasih atas pengabdiannya," ucap AKBP Arief Bahtiar saat memimpin upacara Sertijab.

Lebih jauh AKBP Arief Bahtiar mengungkapkan, jabatan baru yang diemban masing masing? personel tersebut langsung dipertanggung jawabkan kepada Tuhan.

"Marilah kita laksanakan tugas dan kewenangan yang telah diamanatkan dalam undang-undang, dengan profesional, proporsional, dan obyektif. Tentunya dengan berpegang pada kode etik profesi dan moralitas yang tinggi, sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat," AKBP Arief menandaskan.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU