Demi Tiru Bruce Lee, Bocah Delapan Tahun di Jepang Berlatih 4,5 Jam Sehari

  • Internasional
  • 29 Apr 2018 | 12:34 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 211 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com // Tokyo - Seorang bocah berusia delapan tahun asal Jepang, Ryusei ?Ryuji? Imai telah mendedikasikan hidupnya untuk meniru legenda bela diri dunia, Bruce Lee. Meski usianya masih muda, Ryusei berlatih selama empat setengah jam setiap hari agar bisa mirip dengan sang idola.

Ryusei pertama kali dikenal tiga tahun lalu saat sebuah video yang memperlihatkan bocah itu menirukan gerakan Bruce Lee dengan nunchaku dari film ?Game of Death? menjadi viral di media sosial. Dia menjadi sensasi dan sempat tampil di acara televisi serta mendapatkan ratusan ribu pengikut online.

Walaupun sudah menjadi terkenal, Ryusei lantas tidak menjadi bersantai-santai. Dia tetap fokus mengolah fisiknya dan lebih jauh lagi meniru adegan-adegan film bela diri Bruce Lee. Demikian dilansir Oddity Central, Minggu (29/4/2018)

Ayah Ryuji mengatakan, setiap hari putranya berlatih selama satu setengah jam sebelum pergi ke sekolah. Setelah dia kembali, Ryuji berlari selama satu jam sebelum menghabiskan dua jam melatih tend angan dan teknik nunchakunya. Total, Ryuji berlatih selama empat setengah jam setiap hari.

Karena latihannya, Ryusei atau yang kini dikenal juga sebagai ?Bruce Lee kecil? mungkin telah menjadi bocah delapan tahun paling kekar di dunia.

Sang ayah mengatakan, Ryusei telah menonton film Bruce Lee sejak berusia satu tahun dan mulai menirukan adegan film itu pada usia empat tahun. Dalam waktu satu tahun Ryuji telah dapat menguasai gerakan nunchaku di film ?Game of Death? dan tampil di berbagai acara televisi internasional.

Saat ini Ryusei memiliki 290 ribu pengikut di Facebook dan sekira 33 ribu di Instagram. Dia juga memiliki kanal YouTube sendiri di mana sang ayah secara rutin mengunggah video latihannya dan gerakannya mengikuti Bruce Lee.

Meski banyak yang mengakui kemajuan Ryuji dalam hal fisik dan teknik mengesankan, sebagian merasa hal itu tidak seharusnya dilakukan anak seusianya. Mereka merasa anak seusia Ryusei seharusnya tidak terlalu banyak berlatih dan lebih banyak bermain dengan anak-anak lainnya.

img
BeJo@23
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU