Rincian Tarif Tol Ngawi-Wilangan berdasar Keputusan Menteri PUPR

  • Info Publik
  • 28 Apr 2018 | 16:51 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 747 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com // Jakarta - Tol Ngawi-Wilangan telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir Maret 2018 lalu. Bersamaan dengan hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menetapkan tarif Tol Ngawi-Wilangan di angka Rp 52.000 hingga Rp 104.000.

Dalam putusan yang tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR No. 306/KPTS/M/2018 dan No. 308/KPTS/M/2018 tanggal 23 April 2018, untuk jarak terjauh yaitu Ngawi-Wilangan atau sebaliknya, kendaraan Golongan I dikenakan tarif Rp 52.000. Sedangkan untuk kendaraan golongan Golongan II dan III tetapkan tarif Rp 78.000. Untuk Golongan IV dan V dipatok Rp 104.000.

"Tarif tol akan mulai diberlakukan pada 1 Mei 2018 pukul 00.00 WIB, setelah sebelumnya tarif di ruas jalan tol tersebut telah digratiskan sejak 31 Maret 2018 sebagai bentuk sosialisasi kepada pengguna jalan," kata Direktur Utama PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri Iwan Moedyarno kepada wartawan, Sabtu (28/4/2018).

Ruas Jalan Tol Ngawi-Wilangan sepanjang 52 Km dikelola oleh dua anak usaha Jasa Marga, yaitu Segmen Simpang Susun (S S) Ngawi-Klitik (Ngawi) sepanjang 4 Km dioperasikan oleh PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN). Sedangkan seksi Klitik (Ngawi)-Wilangan sepanjang 48 Km dioperasikan oleh PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK).

Berdasarkan surat Keputusan Menteri PUPR tersebut, maka ditetapkan tarif dan golongan jenis kendaraan bermotor pada Ruas Jalan Tol Ngawi-Wilangan yang meliputi:

Golongan I meliputi: Sedan, jip, pick-up/truk kecil, dan bus

Golongan II meliputi: Truk dengan 2 (dua) gandar

Golongan III meliputi: Truk dengan 3 (tiga) gandar

Golongan IV meliputi: Truk dengan 4 (empat) gandar

Golongan V meliputi: Truk dengan 5 (lima) gandar atau lebih.

"Dengan ditetapkannya golongan dan tarif, maka Ruas Jalan Tol Ngawi-Wilangan siap beroperasi penuh dan menjadi pelengkap proyek Jalan Tol Trans Jawa yang akan membentang dari Merak hingga Banyuwangi yang juga diharapkan dapat memperlancar arus distribusi barang dan jasa, serta meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Pulau Jawa," tambah Direktur Utama Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno.

img
BeJo@23
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU