Sedang Tur Sekolah, 10 Remaja di Israel Tewas Terseret Banjir

  • Internasional
  • 28 Apr 2018 | 02:19 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 166 kali
image
Foto: Reuters

beritajowo.com // Tel Aviv - Dua pegawai di sekolah Israel ditahan setelah 10 remaja tewas saat terjadi banjir di wilayah selatan. Penahanan dilakukan pada dua pegawai sekolah yang dianggap lalai. Dua orang itu termasuk kepala sekolah di akademi pra-militer di Tel Aviv.

Ketika itu para remaja tersebut sedang melakukan tur sekolah untuk mendaki bukit. Sembilan remaja perempuan dan satu pria tewas tersapu banjir saat mendaki bukit di gurun Negev setelah hujan deras.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyatakan berduka atas kejadian itu. ?Negara Israel berduka untuk nyawa para remaja yang hilang akibat bencana di wilayah Arava. Kami memeluk dengan luka, keluarga yang berduka, serta berdoa untuk pemulihan mereka yang terluka,? ujar Netanyahu.

Banjir terjadi saat kegiatan pendakian untuk latihan kekompakan para pelajar yang akan memulai akademi pra-militer Benny Tzion. Mereka merupakan bagian dari kelompok 25 orang, termasuk staf sekolah, yang pergi di jalur Nahal Tsafit, selatan Laut Mati.

Otoritas telah mengeluarkan peringatan untuk menghindari wilayah itu karena risiko banjir singkat setelah dua hari hujan lebat. Operasi penyelamatan skala besar dilakukan yang melibatkan kepolisian, angkatan udara dan tim search and rescue (SAR) lokal sejak Kamis (26/4) siang.

Jasad 10 remaja itu ditemukan pada Kamis (26/4) alam. Mereka semua berusia antara 17 atau 18 tahun. Kepolisian menahan dua anggota staf sekolah dan seorang lagi mendapat tahanan rumah saat investigasi berlangsung.

Seorang korban selamat menyatakan, gelombang banjir setinggi tiga meter menyapu kelompok mereka. Dia pun melihat jasad-jasad mengapung di air. ?Saya berpegangan dengan satu teman saya dengan sangat erat. Tapi kami tidak dapat melawan aliran air yang kuat. Dia terlepas dari saya di depan mata saya,? kata seorang pelajar.

Para pelajar yang tewas itu berasal dari beberapa wilayah di Israel dan pemakaman dilakukan Jumat (27/4) waktu lokal.

img
BeJo@23
EDITOR

KABAR TERBARU