3 Tewas dan 2 Dirawat di RS Akibat Miras Oplosan

  • Regional
  • 27 Apr 2018 | 20:45 WIB
  • Oleh lip6
  • Dilihat 183 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // cilacap?-?Miras oplosan?telah merenggut nyawa puluhan orang di berbagai daerah. Namun, kejadian itu tak membuat pengonsumsinya jera.

Kali ini, tiga orang di Cilacap, Jawa Tengah tewas lantaran mengonsumsi miras oplosan, Kamis, 26 April 2018, malam.

Tiga korban meninggal akibat miras oplosan yakni, Ahmad Haryanto (27 th), Sugiyanto (33 th), dan Ibeng (47). Mereka merupakan warga Desa Jenang Kecamatan Majenang.

Selain korban meninggal dunia, dua orang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majenang. Namun, satu di antaranya telah diperbolehkan pulang lantaran kondisinya sudah membaik.

Satu orang korban?miras oplosan?lainnya, yakni Sugeng Prabowo (55 th), masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Majenang.

Informasi yang dihimpun?Liputan6.com, mereka mengonsumsi miras oplosan pada Rabu 25 April 2018. Kelima korban meminum "Vodka Mix" dicampur dengan minuman merek Tebs di rumah salah seorang warga bernama Sakti di Desa Jenang, Kecamatan Majenang.

Namun, secara berturut-turut, lima korban mengalami gejala keracunan, seperti mual, muntah, sakit perut, dan kepala pusing sejak Kamis.

Lima pengonsumsi?miras oplosan?pun dilarikan ke rumah sakit. Namun, tiga di antaranya tak terselamatkan.

Lima korban miras oplosan sempat dilarikan ke RSUD Majenang, Cilacap. Tiga meninggal dunia.

Kepala Sub-Bagian Humas Polres Cilacap, AKP Bintoro Wasono membenarkan peristiwa ini. Namun, dia mengatakan kepolisian masih menyelidiki jenis dan asal miras oplosan tersebut.

"Ya, korbannya tiga. Kemudian yang masih dirawat di rumah sakit masih ada. Kita juga belum bisa memberikan?statement?dengan jelas, karena (masih dalam penyelidikan) ya," ucapnya, Jumat (27/4/2018).

Menurut Bintoro, kelima orang tersebut dilarikan ke rumah sakit pada Kamis malam sekitar 20.00 WIB. Namun, tiga di antaranya tak tertolong.

Dua orang lainnya masuk ke Instalasi Gawat Darurat. Namun, kemudian satu di antaranya membaik sehingga diperbolehkan pulang.

img
BeJo@22
EDITOR

KABAR TERBARU