Turki Penjarakan 14 Wartawan Terkait Organisasi Teroris

  • Internasional
  • 26 Apr 2018 | 22:40 WIB
  • Oleh Metrotvnews
  • Dilihat 194 kali
image
foto(istimewa)

beritajowo.com // ankara?-?Pengadilan Turki menetapkan sekitar 14 wartawan yang bekerja untuk surat kabar Cumhuriyet, salah satu surat kabar tertua di negara itu, harus dihukum tujuh setengah tahun penjara.

Pasalnya, Cumhuriyet adalah surat kabar oposisi yang kerap menyerang pemerintahan Recep Tayyip Erdogan. 14 wartawan ini juga diduga terlibat dalam aksi kudeta 2016.

Sebelum dijatuhi hukuman penjara, 14 wartawan tersebut ditahan berbulan-bulan. Mereka juga dituduh menyokong Fethullah Gulen, ulama Turki yang saat ini berada di pengasingan di Amerika Serikat. Ia dituduh menjadi dalang dari kudeta dua tahun lalu.

Pengacara Cumhuriyet menegaskan, tuduhan pemerin tah tersebut tidak berdasar dan mereka tak hanya mengkritik pemerintah, tetapi segala hal yang tak pantas di Turki.

Tindakan Turki ini tentu dikecam sejumlah pihak, tak terkecuali Amnesty Internasional. Mereka menyebut Turki telah membelenggu kebebasan pers dan memenjarakan wartawan dengan tuduhan tak benar.

"Pemerintah Turki dengan sengaja merusak masyarakat sipil, membuang HAM, dan menutup kebebasan pers," kata Direktur Amnesty Internasional bagian Eropa Gauri van Gulik, dikutip dari?AFP,?Kamis 26 April 2018.

Selain itu, lebih dari 1.300 asosiasi dan yayasan ditutup paksa. 140 ribu karyawan sektor publik telah dipecat sejak pascakudeta dengan dugaan terkait militan Kurdi.

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU