Harga Minyak Merosot, Pengeboran AS Meningkat

  • Internasional
  • 23 Apr 2018 | 12:33 WIB
  • Oleh OKZ
  • Dilihat 182 kali
image
Foto: Istimewa

beritajowo.com / washington - Harga minyak mentah?terpantau merosot pada Senin karena kenaikan jumlah rig AS yang menunjukkan adanya peningkatan lebih lanjut dalam output negara itu. Kenaikan produksi, menjadi salah satu dari beberapa faktor menahan harga minyak mentah yang sedang bullish. ?

Minyak mentah Brent berjangka turun 17 sen atau 0,2% menjadi berada di USD73,89 per barel dari penutupan terakhir mereka. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS turun 21 sen atau 0,3% ke USD68,19 per barel.?

Menurut perusahaan jasa energi General Baker Baker Hughes, produsen minyak di AS menambahkan lima rig pengeboran minyak untuk produksi baru sehingga jumlah total menjadi 820, tertinggi sejak Maret 2015.?

Jumlah rig yang meningkat, menunjukkan peningkatan lebih lanjut dalam produksi minyak mentah AS, yang telah naik seperempatnya sejak pertengahan 2 016 dan mencatatkan rekor 10,54 juta barel per hari (bpd). Hanya Rusia yang menghasilkan lebih banyak produksi minyak, hampir 11 juta bpd.

?Meskipun harga minyak mentah menurun, pasar secara keseluruhan tetap didukung oleh permintaan yang kuat, terutama di Asia, dan harga Brent naik sebesar 20?ri posisi terendah 2018 pada bulan Februari. ?

Memberikan dukungan lebih lanjut adalah pemotongan pasokan yang dipimpin oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang diperkenalkan pada 2017 dengan tujuan menopang harga. ?

Minyak Mentah (Reuters) ?Sementara itu, harga minyak yang secara umum meningkat telah memicu perselisihan antara Presiden AS Donald Trump dan kartel produsen OPEC. ?

Trump Jumat lalu menuduh OPEC "secara artifisial" meningkatkan harga minyak, mengecam di Twitter bahwa ini "tidak akan diterima" oleh beberapa eksportir minyak utama dunia dalam OPEC.

img
BeJo@21
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU