Jumat Berkah dengan Gerakan Kroyokan Sedekah

  • Info Publik
  • 20 Apr 2018 | 18:13 WIB
  • Oleh sm.com
  • Dilihat 289 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / bantul - Bermula dari bersedekah ke dua masjid yang ada di lingkungan tempat tinggalnya di Kampung Prancak, kawasan Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Bantul, saat ini Joko Taruno sudah mampu bersedakah di 33 masjid se DIY setiap Jumatnya. Niatnya sederhana, hanya ingin mencari sangu untuk bekalnya di akhirat nanti.

Mulai pukul 10.00 setiap Jumat, satu persatu warga dari berbagai lapisan mulai tukang becak, sopir maupun musafir sudah mengambil snack dan minuman untuk dibawa mereka. Ada yang mengambilnya untuk dikonsumsi pribadi maupun diantar ke masjid-masjid yang ada di sekitaran Kampus ISI Yogyakarta, Jalan Parangtritis, Bantul.

?Kami utamakan dahulu di dua masjid sekitar yakni Masjid Abdul Kadir Nur Wahdaniyah dan Masjid Kampus ISI. Kedua masjid ini menjadi cikal bakal saya dan rekan-rekan satu komunitas untuk bisa selalu bersedekah,? papar Koordinator Kroyokan Sedekah, Joko Taruno, Jumat (20/4).
Sudah tiga tahun terakhir Joko Taruno selalu bersedekah lewat menyediakan makanan ringan dan minuman ke masjid-masjid untuk nantinya dikonsumi usai Salat Jumat.

?Awalnya saya itu cemburu karena kenapa orang lain bisa berbuat baik sementara saya tidak. Setelah itu makin dipertegas ketika setiap habis Salat Jumat di Masjid Jogokaryan selalu ada kegiatan pemberian makanan dan minuman gratis bagi jamaah. Makanya saya juga ingin melakukan hal itu (membagikan makanan setiap Salat Jumat) dengan gratis,? jelasnya.

Joko pun mencoba menerawang jauh apa yang dilakukannya tiga tahun silam ketika mengawali Kroyokan Sedekah ini. Kala itu berbekal seringnya menggelar seni pertunjukkan, karena kebetulan pula lulusan ISI, Joko pun kerap sekali mendapatkan kerja sama dengan sebuah perusahaan teh kemasan. Setiap Jumat setidaknya ratusan gelas teh dibagikan ke jamaah di dua masjid sekitar rumahnya.

?Iseng apa yang saya lakukan ini saya share lewat medsos dan Alhamdulilah mendapat respon dari kawan-kawan hingga akhirnya mereka ikut terlibat dengan menyumban gkan teh,? ungkapnya.

Gayung bersambut, dari aksi itu akhirnya terkumpul seribu gelas dimana pergelasnya seharga Rp 1.000. Teh-teh ini pun dibagikan ke jamaah Salat Jumat masjid di sekitar rumahnya untuk setiap pekannya.

?Terkadang sisa sehingga saya sebar ke masjid lainnya. Saya memegang prinsip ketiga mengajak orang lain bersedekah setidaknya dia mampu melakukan hal kebaikan. Uang sumbangan Rp 1.000 itu bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk sesuai keinginan para relawan,? jelasnya.

Lambat laun aksi Kroyokan Sedekahnya menjadi besar. Bahkan pihak perusahaan teh tersebut mampu menyerahkan bantuan teh dengan ukuran apapun asalkan Joko menyediakan tempat air minum ukuran jumbo @ 10 liter. Selain itu, tak hanya minuman teh yang disedakahkan, melainkan pria asal Jakarta kelahiran 1980 ini juga memberikan makanan-makanan kepada jamaah Salat Jumat.

?Lagi-lagi lewat medsos. Saya tawari siapa yang ingin sedekah dengan menyediakan snack akhirnya malah melimpah ruah. Alhamdulillah karena itu kami berkembang terus dengan setidaknya ada 33 masjid di DIY yang merasakan dampaknya termasuk bantuan bencana alam, longsor Ponorogo, termasuk terakhir di Cilacap juga akab bencana,? jelasnya.

Dengan lebih dari 500 member Kroyokan Sedekah di facebook dan instagram, komunitas ini terus menerus berkembang. ?Lewat Kroyokan Sedekah ini, pemberian makanan gratis juga dilakukan di tempat lain. Alhamdulillah kami juga membangun rumah di Gunungkidul dan Bantul termasuk dari Sulawesi juga memberikan sedekah mereka. Lalu saat Ramadan nanti ada pembagian 500 nasi dan 500 roti untuk diberikan ke masjid-masjid,? paparnya.

Lebih lanjut Joko berharap apa yang dirintisnya saat ini erus berkembang. Bahkan pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual makanan bernama songgobuwono tersebut sudah membuat surat wasiat.

?Dalam wasiat ini saya katakan bahwa meskipun nanti gerakan Keroyokan Sedekah mulai meredup namun gerakan sedekah tetap harus ada di dua masjid di sekitar tempat tinggal saya,? tandasnya.

img
BeJo@17
EDITOR
Loading...

KABAR TERBARU