Korban Tertimbun di Proyek Jalan Tol Manado-Bitung Roboh Berhasil Dievakuasi

  • Nasional
  • 17 Apr 2018 | 23:30 WIB
  • Oleh ANT
  • Dilihat 247 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / manado - Tim SAR Manado berupaya mengevakuasi tiga korban yang tertimbun material bangunan dimana Proyek Jalan Tol Manado-Bitung di Desa Tumaluntung Kabupaten Minahasa Utara (Minut) roboh dan menyebabkan Tiga pekerja dilaporkan tertimbun material bangunan, Selasa (17/4/2018) pukul 14.30 Wita.?

Data dari Basarnas Manado, korban tiga orang di antaranya Sugeng asal Blitar, Dadi asal Bandung dan Muktar asal Blitar.

"Saat ini yang sudah berhasil dievakuasi yakni Muktar asal Blitar. Saat ini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Lembean dengan kondisi selamat," ujar Kepala Kantor SAR Manado Muhammad Arifin.

"Seorang telah berhasil dievakuasi, sedangkan dua lainnya masih dalam upaya penyelamatan," kata Kepala Kantor SAR Manado, Mochamad Arifin. Dikutip dari Antara.

Arifin mengatakan, masing-masing korban insiden tersebut yakni Sugeng dan Muktar dari Blitar, serta Dadi asal Bandung. Untuk korban Muktar sudah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Lembean. Kondisinya selamat namun masih membutuhkan perawatan sementara yang dua korban lagi masih dalam evakuasi.

Humas SAR Manado Feri Ariyanto menambahkan, di lokasi korban yang selamat sebanyak 19 orang, namun yang ada dua pekerja yang terjebak dan upaya evakuasi sedang dilakukan.

Di lokasi semuanya ada 21 orang. Mereka para korban sedang bekerja di proyek jalan tol dan kemudian korban tertimbun material bangunan.

Tim rescue langsung melaksanakan tindakan awal mengevakuasi korban dengan menggunakan alat ekstrikasi. Alat tersebut meliputi truk personil 2 unit, rescue car 1 unit, rescue truk 1 unit, peralatan ekstrikasi, oksigen portable 2 buah, alkon dan emergency lighting.

Tim masih melakukan pencarian terhadap dua orang lainnya. Kejadiannya saat itu korban sedang bekerja di proyek jalan tol dan kemudian korban tertimbun material bangunan. Saat itu cuaca mendung.

Tim rescue Basarnas langsung melaksanakan tindak awal yakni mengevakuasi korban dengan menggunakan alat ekstrikasi dengan menggunakan Truck personel dua unit, rescue car satu unit, rescue truck satu unit.

Adapun tim yang turun di antaranya Basarnas, Polres Minut, dan masyarakat setempat. Lokasi korban sempit yakni didalam gorong-gorong.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU