Pebulutangkis UNY Rebut 2 Gelar Gelar LIMA Badminton CYCJ 2018

  • Regional
  • 17 Apr 2018 | 22:50 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 173 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / jakarta - Pebulutangkis Universitas Negeri Yogjakarta merebut dua dari tiga gelar nomor perorangan pada LIMA Badminton : Kaskus Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference (CJYC) ? Yogyakarta Subconference 2018, yang berakhir pada Selasa, (17/4/2018).

Dua gelar yang berhasil direbut UNY datang dari pemain tunggal putra Andri Wijaya yang berhasil menekuk Wahyu Nur Cahyadi, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) dengan skor rubber game 13-21, 21-16 dan 11-16.

Kemenangan ini membuat Andri sukses memperbaiki capaian tahun lalu,dimana saat itu ia harus puas menjadi runner up. Demikian juga untuk Wahyu, ini adalah perbaikan posisi karena tahun lalu ia hanya menempati posisi tiga.

Sementara itu, Meski UGM hanya membawa satu gelar, namun sukses ini terasa luar biasa, karena Aprodhita Jenuary Charolina adalah juara bertahan musim lalu. Sekaligus mengandaskan ambisii UNY yang ingin menyapu bersih kemenangan dari seluruh nomor pertandingan

Pada partai final yang berlangsung di Grha Instiper Yogyakarta itu, putri andalan UGM ini sukses mengatasi perlawanan Sarah Fatmawati dari UNY dengan skor meyakinkan 21-18,21-10.

Satu gelar lain UNY direbut melalui pasangan ganda campuran Galang Decky/Frida Astaputri yang harus bertarung ketat sebelum mengandaskan duet Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Joko Rianto/Vetty Nirmalasari.

Melalui pertarungan tiga game, anak-anak UNY berhasil memastikan diri sebagai yang terbaik setelah menang dengan skor 16-21, 21-16 dan 11-10.

Kemenangan Galang/Frida menambah perolehan gelar juara UNY. Sebelumnya, UNY telah mengumpulkan piala juara dari beregu putra dan putri, serta tunggal putra, Andri Wijaya.

Diluar keberhasilan dua tim diatas, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat peningkatan di musim ini. Bila di musim lalu belum mampu merasakan laga semifinal, tim putra UAD mampu mengunci peringkat kedua musim ini. Begitu pun dengan tim putrinya. UAD mengawinkan peringkat kedua kategori beregu.

Sementara itu, tim putra Universitas Islam Indonesia (UII) disingkirkan UAD di peringkat ketiga. Padahal, di musim lalu, putra UII mampu menempati peringkat kedua.

Berbeda dengan tim putranya, tim putri UII mengalami perkembangan. Di musim ini, tim putri UII berhasil maju ke podium untuk menerima penghargaan peringkat ketiga.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU