Penutupan Kampoeng Rawa Rugikan 9 Elemen

  • Regional
  • 17 Apr 2018 | 20:41 WIB
  • Oleh Ig
  • Dilihat 172 kali
image
foto: Istimewa

beritajowo.com / semarang - General Manager Kampoeng Rawa, Ahmad Wiranto menambahkan, di dalam obyek wisata yang ia kelola ada sembilan pemangku kepentingan. Mulai dari manajemen, investor, pemerintah desa, paguyuban petani dan nelayan, 20 UKM, PKL, Linmas, RT, RW, hingga petani.

Obyek Wisata Kampoeng Rawa yang berlokasi di Jalan Lingkar Ambarawa, Senin (16/4) siang ditutup oleh Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang. Penutupan dan penghentian aktivitas di Kampoeng Rawa, merupakan buntut dari dugaan pelanggaran Sembilan Peraturan Daerah (Perda) yang telah dilakukan pihak manajemen.

?Kalau jalan utama ditutup, artinya juga menutup akses petani dan nelayan menuju Danau Rawapening. Makanya, tadi saya nego bagaimana kalau di depan tidak ada kata-kata tutup melainkan libur,? pintanya.

Di sela pembacaan berita acara, Wiranto sempat mengajukan usulan, seiring dengan proses perizinan yang masih berjalan pihaknya meminta ada kesempatan untuk membuka usaha. Yang terjadi ketika mengurus izin, dirinya mengungkapkan pihak manajemen justru ?diping-pong?. Informasinya harus izin sampai ke pemerintah pusat, namun dari pusat kembali dilempar ke pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

?Selalu diping-pong. Padahal ini termasuk aset nasional, kita tidak lagi berbicara kabupaten. Sembari meminta kesempatan, kita ingin ada izin,? tukasnya.

img
BeJo@17
EDITOR

KABAR TERBARU