Diusir, Puluhan Diplomat AS Mulai Tinggalkan Moskow

  • Internasional
  • 06 Apr 2018 | 01:39 WIB
  • Oleh VOA
  • Dilihat 173 kali
image
foto: VOA/dok

beritajowo.com / moskow - Puluhan diplomat Amerika Serikat dan keluarga mereka meninggalkan Kedubes Amerika Serikat di Moskow, Kamis (5/4), menyusul keputusan Amerika dan Rusia untuk saling mengusir perwakilan mereka setelah munculnya kasus peracunan mantan agen ganda Rusia yang diduga didalangi pemerintah Rusia.

Tiga bus terlihat meninggalkan kompleks kedubes Amerika dan bergerak menuju bandara setelah Moskow menetapkan Kamis (5/4) sebagai tengat waktu bagi para diplomat tersebut untuk meninggalkan negara itu.

Sejak terungkapnya kasus peracunan terhadap Sergei Skripal dan putrinya di Inggris 4 Maret lalu, sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, mengusir banyak diplomat Rusia. London menyatakan, kemungkinan besar Moskow mendalangi percobaan pembunuhan itu, sebuah tuduhan yang dibantah Kremlin.

Penyelidikan menunjukkan, mantan mata-mata Rusia yang membelot ke Inggris itu diracun dengan menggunakan gas saraf yang dulu pernah dikembangkan oleh Rusia. Skripal dan putrinya ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di sebuah taman di kota Salibury.

Hubungan antara Rusia dan Barat memburuk sejak kejadian itu. Lebih dari 150 diplomat Rusia diusir dari AS, sejumlah negara anggota Uni Eropa, dan sejumlah negara anggota NATO, sebagai hukuman atas tindakan Moskow tersebut. Rusia membalasnya dengan mengambil tindakan serupa.

img
BeJo@17
EDITOR