Bahasa Jawa Mulai Mendunia

  • Kawruh Jowo
  • 23 Okt 2017 | 20:39 WIB
  • Oleh Red
  • Dilihat 493 kali
image
Aksara Jawa

Beritajowo.com - Sebagai suku mayoritas di Indonesia, Jawa menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pihak asing karena pengguna bahasanya menjadi yang terbanyak nomor dua setelah bahasa induk, Bahasa Indonesia.

Namun ternyata, Bahasa Jawa juga digunakan oleh orang-orang di belahan dunia yang lain untuk menjadi alat komunikasi mereka. Selama ini mungkin kita sudah sering mendengar jika rakyat Suriname juga menggunakan Bahasa Jawa dalam percakapan sehari-hari mereka.  

Negara di Amerika Selatan itu banyak berpenduduk warga pendatang termasuk orang-orang jawa yang pada zaman penjajahan dulu dibuang kesana untuk dipekerjakan secara paksa. Tak pelak, orang-orang itu pun akhirnya hidup, menetap dan berkembang biak di negara beribukota Paramaribo tersebut.

Ketika Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Duta Besar Suriname untuk Indonesia saat itu, Amina Pardi, sempat berbincang-bincang dengan Jokowi menggunakan Bahasa Jawa Ngoko.

Bahkan pada Pemilihan Presiden tahun 2015, salah satu kandidat yang maju, Raymond Sapoen, merupakan keturunan jawa yang memiliki darah Banyumas, Jawa Tengah, dari kakeknya.

"Aku tinggal di Suriname, anakku telu, lanang....Aku arep dadi presiden Republik Suriname, partaiku jenengane Pertjaja Luhur (anak saya tiga, saya mencalonkan diri jadi presiden dari Partai Pertjaja Luhur)," kata Raymond yang saat itu menjabat sebagai Menteri Perdagangan dan Industri Suriname.

Tetapi tahukah Anda jika tidak hanya orang-orang di Suriname yang menggunakan Bahasa Jawa dalam percakapan mereka sehari-hari. Di Australia, Bahasa Jawa konon sudah menjadi salah satu mata kuliah wajib yang diberikan kepada mahasiswa/i di negeri Kanguru.

img
BeJo@17
EDITOR

Budaya Lokal Terbaru