Dibalik Tradisi Sungkeman

  • Adat Jowo
  • 03 Nov 2017 | 15:41 WIB
  • Oleh bejo22
  • Dilihat 181 kali
image
Foto:istimewa

beritajowo.com - Mungkin sebagian dari kita menganggap salaman adalah hal yang biasa, lumrah karena setiap orang melakukannya dalam kegiatan sehari-hari.

Namun, ada satu sisi dari tradisi salaman yang tergolong unik, yaitu sungkeman.

Seperti kita telah ketahui Indonesia adalah negara yang unik, tidak hanya kaya akan panorama alam memukau, budaya masyarakatnya pun sangat luhur.

Kembali mengenai sungkeman, sungkem memiliki arti bersimpuh atau duduk berjongkok sambil mencium tangan orang yang lebih tua, biasanya adalah orangtua kita.

Di Indonesia sendiri tradisi sungkeman telah dilakukan secara turun-temurun sejak entah berapa tahun yang lalu.

Khususnya di masyarakat suku Jawa, sungkeman tercatat telah dilakukan pada masa pemerintahan KGPAA, Sri Mangkunegara I, di mana pada waktu itu beliau bersama prajuritnya berkumpul bersama dan saling bermaafan saaat merayakan hari raya Idulfitri.

Bahkan, pada tahun 1930, saat terjadi prosesi sungkeman di gedung Habipraya, Belanda nyaris saja menangkap Ir. Soekarno dan dr. Radjiman Widyodiningrat yang waktu itu menjabat sebagai dokter pribadi Sri Paku Bowono X, raja keraton Surakarta. 

img
BeJo@22
EDITOR
Loading...

Budaya Lokal Terbaru