Saat Bapak Angkasa dan Ibu Bumi (semesta) bicara, Tentang amal dan dosa (I)

  • Adat Jowo
  • 14 Feb 2018 | 13:53 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 208 kali
image
Foto.(istimewa)

Beritajowo.com // Adat Jowo - Alam semestaKu ini adalah tempat berlangsungnya segala kerja dalam keteraturan sempurnanya. Kerja yang searah dengan rencana awalnya adalah amal dan kerja yang tak searah dengan rencananya adalah dosa. Setiap kehidupan memiliki rencananya sendiri untuk melangkah di jalan masing-masing untuk mencapai tujuan. Kadang rencana pribadi tersebut memiliki kesamaan lalu hidup dalam kelompok perjalanan dan menetapkan pula arah duniawi mereka.

Rencana kelompok inilah pula yang kemudian dijadikan penentu amal dan dosa di kehidupan duniawi. Namun bagiKu, amal dan dosa tidak terbatas pada apa yang kamu ketahui dengan perbuatan duniawi. Amal dan dosa berkaitan dengan rencana dirimu sebelum memasuki kehidupan ini. Apa yang hendak kamu pahami, sadari dan perbaiki, serta tugas apa yang ingin kamu tuntaskan dalam kehidupanmu kali ini, itulah menjadi arah dan tujuan kelahiranmu.

Manakala pikiran, kata-kata, sikap dan perilakumu menyimpang dari tujuan yang telah kamu tetapkan sebelum menapaki kembali kehidupan dalam tubuh manusia ini, itulah dosa bagimu. Bila kamu masih searah di jalan yang kamu pilih untuk tujuan kebaikanmu sebagai jiwa yang sempurna, itulah amal bagi dirimu dan alam semesta. Nak, Aku telah memberi kebebasan bagimu untuk menggunakan tubuh dan pikiramu itu sesuai rencana yang telah kau tetapkan bagi kehidupanmu. Aku tidak akan mencampurinya kecuali menuntunmu ketika kau meminta tuntunanKu. Dunia adalah tempat dan sarana belajarmu.

Aku hanyalah guru yang akan membimbingmu dari dalam saat kau membutuhkanKu. Maka dalam amal dan dosa yang akan kau lakukan, Aku tidak memberimu pahala bagi amal itu atau hukuman bagi dosamu. Kaulah yang memilih amal yang kau lakukan atau mendapat hukuman dari dosa yang kau pilih. Aku bukanlah penghukum, Aku adalah guru pembimbing dari dalam batin heningmu. Aku hanyalah Ayah-Ibu yang mendampingimu menjalani pembelajaran untuk mencapai kesadaran semestamu. Amal tidaklah sama dengan kebaikan dan dosa bukanlah semata-mata keburukan.

Dalam kesadaran semesta sesungguhnya ada amal dalam kebaikan dan keburukan, juga ada dosa dalam kebaikan dan keburukan. Apabila kau telah memahami dan melampaui kebenaran dualitas semesta, kau akan mudah mengerti maksudKu. Amal seorang prajurit mungkin menjadi dosa bagi seorang pendeta. Dosa seorang pencuri bisa jadi merupakan amalnya bagi peningkatan kesadaran orang yang dicuri. Konsep pikiranmu bukanlah penentu utama antara mana amal dan mana dosa.

Kesadaran Jiwamulah yang dapat memahami dan memilahnya dengan baik. Maka, raihlah kesadaran jiwamu agar kau mengerti apa sesungguhnya amal dan dosa bagi peranmu di kehidupan ini sebagai Jiwa dalam tubuh manusia. Namun jika sulit bagimu memahami amal dan dosa dengan menyadari terlebih dahulu diri sejatimu, Aku akan mengingatkanmu pada hakikat Jiwa. Jiwa adalah kemurnian dan kesucian.

Kesucian disini bukanlah terbebas dari dosa karena penilaian itu hanya layak bagi pemahamanmu di sini.wong edan bagu

img
BeJo@25
EDITOR

Budaya Lokal Terbaru