Mitos Orang Jawa Dalam Kehidupan Sehari-hari (part 2)

  • Adat Jowo
  • 01 Feb 2018 | 10:36 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 216 kali
image
Foto.(istimewa)

Beritajowo.com // Adat Jowo - Part II ,Mitos Jawa

11. Dilarang Memotong Kuku Malam Hari

Sebenarnya mitos ini bertujuan untuk menghindari supaya tangan orang yang sedang memotong kuku tidak terluka saat memotong kuku di malam hati, sebab di jaman dulu belum ada penerangan listrik seperti sekarang ini. Makanya memotong kuku saat gelap, dikhawatirkan bukan kuku yang nantinya dipotong.

12. Mencuci Kaki Sebelum Masuk Rumah, Supaya Tidak “Ditempeli”

Di depan rumah orang jaman dulu selalu ada gentong yang berisi air yang berfungsi untuk mencuci kaki, tangan, dan wajah, sebelum masuk rumah tersebut. Konon katanya, jika tidak mencuci kaki setelah berpergian, katanya kita masih “ditempeli” (diikuti setan).

Untuk orang di jaman sekarang, mungkin istilah “ditempeli” bukanlah suatu hal yang masuk akal, walaupun ada eksperimen metafisis dan spiritual yang sudah membuktikan kebenarannya. Mungkin alasan yang lebih masuk akal yaitu agar rumah terjaga kebersihannya.

13. Dilarang Mengambil Makanan di Meja Sebelum Orang Yang Lebih Tua

Mitos Jawa ini juga soal kesopanan, dimana orang Indonesia, terutama orang Jawa memang menjunjung tinggi kesopanan. Mereka menganggap, tidak sopan jika mendahului orang yang lebih tua makan. Mitos ini bertujuan untuk mendidik anak-anak menghargai orang yang lebih tua.

14. Dilarang Mainan Beras, Nanti Tangannya Bisa “Keteng”

Mitos ini menunjukan bahwa betapa berharganya bahan pagan yang merupakan makanan pokok dalam budaya kuliner orang Jawa. Mitos ini hanya berlaku untuk beras. (Keteng artinya jari-jarinya lengket).

15. Makan Sambil Tiduran Bisa Menjadi Ular

Mitos orang dulu, konon katanya jika makan sambil tiduran bisa menjadi ular. Alasanya yang masuk akal tentunya makan sambil tiduran tidak baik untuk masalah percernaan. Mitos ini berkembang untuk menakuti orang jaman dulu.

16. Saat Hujan Dilarang Berdiri Diambang Pintu, Nanti Disambar Petir

Umumnya, saat hujan, khususnya anak-anak pasti ingin bermain hujan-hujanan, atau melihat hujan dari teras rumah. Tujuan mitos ini adalah agar tempias air hujan tidak masuk ke dalam rumah, selain itu banyak serangga seperti nyamuk dan lainnya juga mencari tempat berteduh, makanya pintu harus ditutup saat hujan.

17. Mandi di Malam Hari Bisa Membuat Linu atau Nyeri

Ada mitos Jawa yang mengatakan bahwa mandi di malam hari bisa membuat linu atau nyeri. Ternyata secara medis, mandi di malam hari, memang bisa membuat pembuluh darah menyempit yang membuat peredaran darah terhambat.

Hal inilah yang membuat rasa linu atau nyeri tersebut, sebab terjadi penumpukan asam dipersendian. Hebatnya orang Jawa jaman dulu sudah tahu dengan hal seperti ini.

18. Anak Perempuan Harus Sudah Mandi Sebelum Sore, Sebab Kalau Tidak, Akan Jauh Dari Jodoh

Konon katanya, anak perempuan yang belum membersihkan rumah, mandi, dan rapi sebelum ashar, akan jauh dari jodoh. Mungkin mitos Jawa yang satu ini sedikit terdengar tidak masuk akal, tapi coba kita pikirkan sejenak.

Mitos ini bertujuan mengajarkan anak perempuan sejak dini untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik. Dan mitos ini memang sedikit mendoktrin anak perempuan terbiasa menyelesaikan pekerjaan rumah sebelum petang.

19. Angkat Jemuran Harus Sebelum Gelap, Agar Tidak Masuk Angin

Konon katanya, jemuran yang sudah kering dibiarkan hingga malam, maka bisa membuat sakit saat kita memakainya nanti. Memang ini mitos ini sedikit tidak masuk akal?

Tapi secara logika bisa jadi benar, jemuran yang dibiarkan hingga malam akan membuat pakaian agak lembab dikarenakan embun. Karena hal itulah dengan baju yang lembab ditambah lagi udara malam yang dingin bisa mengakibat tubuh masuk angin.

20. Wanita Hamil Dilarang Memakan Pisang Gandeng, Nanti Bayinya Bisa Kembar Siam

Tahu kan pisang gandeng yaitu dua buah pisang yang kulitnya menyatu. Konon katanya ada larangan wanita hamil dilarang memakan buah pisang gandeng, katanya bisa mengakibatkan bayi yang sedang dikandungnya nanti lahir kembar siam.

Memang ada sebuah penelitian bahwa bahan makanan yang mengalami mutasi bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh. Makanya sekarang ada serangga yang mulai kebal terhadap pertisida.

Nah, mitos Jawa ini beranggapapan bahwa buah pisang yang mengalami mutasi (kelainan genetis) ini akan berakibat terhadap bayi yang sedang dikandung oleh wanita tersebut. Tapi sejauh ini mitos ini belum terbukti.

img
BeJo@25
EDITOR