Warganet : Monumen Nasional (Monas) meliuk-liuk hanya untuk lucu-lucuan

  • Kabar
  • 24 Jan 2018 | 13:15 WIB
  • Oleh bejo25
  • Dilihat 247 kali

Beritajowo.com // bejotv - Gempa 6,1 skala Richter (SR) terjadi di wilayah Banten dan dirasakan hingga Jakarta dan Bogor.

Disebutkan gempa tersebut terjadi akibat subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Mochamad Riyadi,Gempa bumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

Gempa diketahui berada di kedalaman 61 km dan berlokasi di laut pada jarak 43 km arah selatan dari Kota Muarabinuangeun, Banten.

Tanggapan Nitizen

- Foto seorang lelaki yang berpakaian pegawai negeri sipil (PNS), yang melindungi diri dengan bersembunyi di bawah meja, sambil makan pecel lele.

"Tips saat gempa. Jangan panik. Pecel lele Jangan lupa dibawa", ungkap Dahnil Anzar, Ketua Pemuda Muhammadyah, melalalui akun Twitter @Dahnilanzar.

Yang lebih 'heboh' tersebar adalah foto editan Patung Dirgantara atau yang dikenal dengan nama Patung Pancoran, yang seakan melompat dari landasannya, "kaget karena gempa".

"Meme' patung dirgantara melompat ini memang merupakan daur ulang. Sebelumnya, sudah banyak digunakan untuk lucu-lucuan dalam berbagai kesempatan sejak beberapa tahun lalu.

Tidak hanya Patung Dirgantara, ikon ibukota, Monumen Nasional (Monas), juga ikut diedit meliuk-liuk, seakan karena terkena getaran, jadi berubah bentuk.

'Kurang sensitif'

Namun, salah satu unggahan terkait gempa yang paling banyak dicuit ulang, berasal dari TNI Angkatan Udara.

Tulisan di akun Twitter @_TNIAU yang menyerukan agar tidak menjadikan gempa sebagai "alasan menyapa dan bertanya kabar mantan/gebetan", sempat dikritik warganet.

Misalnya @naldodisya, yang menyebut cuitan akun yang punya 254 ribu pengikut itu "gak lucu".

Pengamat media sosial Enda Nasution menilai cuitan akun TNI Angkatan Udara itu "kurang sensitif". Meskipun akun @_TNIAU "tidak terlalu menganggap dirinya serius, tetapi karena ini akun resmi, harusnya bisa menahan diri".

Dia mengakui masyarakat Indonesia memang suka bercanda, "tetapi, kalau terkait bencana alam, apalagi ada risiko korban jiwa, harusnya jangan terlalu cepat kita berkomentar."

beragam Unggahan itulah di harapkan warganet lebih jeli dalam memilih berita .Berita ini hanya sebagai penghibur.

img
BeJo@25
EDITOR